BREAKING
Showing posts with label Tutorial Fotografy. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Fotografy. Show all posts

Thursday, February 26, 2015

Seputar Penggunaan Watermark pada hasil karya Fotografy.


                 13551774231577749440








                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2012/12/11/penggunaan-watermark-pada-foto-dalam-penerapan-fungsi-digital-right-management-515028.html

Perkembangan dalam dunia fotografi yang pesat dan mudah diakses berdampak semakin sulitnya dalam membatasi tindakan copy paste sembarangan terhadap hasil karya seorang fotografer. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem untuk menjaga dan memberi perlindungan agar hanya dapat digunakan untuk kepentingan konsumen atas izin dari fotografer yang bersangkutan, dan agar bisa dipastikan bahwa foto tersimpan dengan aman. Penerapan fungsi Digital Right Managementmerupakan solusi terdekat untuk membatasi tindakan copy paste sembarangan dengan cara memberikan Watermark terhadap foto yang akan di sharing dalam internet.


1. Pendahuluan
Sudah semakin banyaknya seseorang yang sadar bahwa dunia fotografi berkembang sangat pesat, hal tersebut menimbulkan persaingan yang ketat diantara sekian banyak fotografer pemula atau fotografer profesional sekalipun. Di sisi lain, ada segelintir orang yang ingin dikenal sebagai fotografer profesional dengan cepat.
Pada kasus tertentu, segelintir orang yang ingin dikenal sebagai fotografer profesional dengan cepat, tega melakukan tindakan copy paste sembarangan terhadap foto yang ditemukan lewat internet untuk diakui sebagai hasil karyanya sendiri, pelaku cukup menambahkan metadata dalam foto yang telah diambilnya untuk meyakinkan siapapun yang melihat foto tersebut. Tentu saja itu akan sangat merugikan seorang fotografer yang fotonya diakui oleh orang lain secara sembarangan.
Solusi paling tepat untuk mencegah hal ini adalah menambahkan Watermarkterhadap foto yang akan di sharing dalam internet. Foto ini tetap bisa di copy paste oleh siapapun yang mau melakukan hal tersebut, tetapi dalam foto tersebut terdapat suatu gambar atau teks yang sedikit transparan seperti air yang diteteskan pada selembar kertas. Dengan penerapan Watermark tersebut, pelaku tidak bisa menghilangkan Watermark tanpa izin sang fotografer dan tentunya tidak bisa sembarangan mengakui foto tersebut sebagai hasil karyanya sendiri. Watermark itu sendiri bisa digunakan dengan mudah menggunakan aplikasi yang telah tersedia pada komputer.

Tujuan
Tujuan utama yang hendak dicapai adalah mengingatkan akan pentingnya hak cipta pada suatu hasil karya terutama hasil karya berupa foto yang akan di sharing dalam internet dengan menggunakan Watermark untuk mengamankan terjadinya pembajakan.

 Fungsi Utama Watermark
  •  Perlindungan Hak Cipta

Tujuan watermark dalam perlindungan hak cipta adalah merupakan bukti otentik atau bukti nyata atas hak kepemilikan pencipta terhadap suatu hasil karya yang telah di produksinya.

  • 2Fingerprinting

Fungsi watermark pada Fingerprinting mirip fungsinya dengan Serial Number atau S/N. Dengan penerapan fungsi ini, setiap penggunaan atau distribusi pada konten akan dapat diidentifikasi.

  • Proteksi Terhadap Penggandaan

Fungsi watermark dalam perlindungan terhadap penggandaan atau copy protectionmelindungi konten dari duplikasi atau pembajakan hak kepemilikan. Dalam implementasi watermark ini terhadap suatu foto, foto yang telah terdapat watermarkakan sangat sulit terjadi pembajakan hak kepemilikan. Karena, watermark pada foto sangat sulit untuk dihilangkan.
135517728488148390913551774231577749440
 Autentikasi Citra
Watermark berfungsi pada proses autentikasi, sehingga modifikasi baik itu penambahan atau pengurangan dari suatu citra dapat terdeteksi.

3. Cara Membuat Watermark
Berikut akan dijelaskan bagaimana cara membuat watermark menggunakan aplikasiAdobe Photoshop. Watermark yang akan digunakan adalah watermark berupa teks.

Langkah 1: Pilih salah satu foto hasil karya anda, kemudian buka menggunakanAdobe Photoshop (gunakan adobe photoshop CS5).

Langkah 2: Lakukan penulisan teks. Tekan tombol T (Horizontal Type Tool) padatoolbar
sebelah kiri, dan kita akan dibawa pada pangaturan huruf (font):
1355176608105295865
Lihat gambar di atas untuk langkah sesuai urutan nomor berikut:
1. Tipe huruf (set the family font), saya menggunakan Arial
2. Font style (set the font style), saya pilih Bold
3. Ukuran huruf (set the font size), saya pilih 48 pt, dan
4. Pilihan warna teks (select text color), saya menggunakan kode warna #bfb2b2, seperti gambar di bawah.
13551766271932381677
Empat pengaturan tersebut dapat dirubah-ubah sesuai dengan ukuran foto dan selera anda.
Langkah 3: Pada posisi tombol “T” masih aktif, tentukan posisi kursor pada bagian foto dimana watermark akan diletakkan dan klik, kemudian ketik kalimat yang diinginkan sebagai watermark. Setelah penulisan selesai klik tombol Move Tool (V) pada toolbar sebelah kiri. Pada kondisi ini teks yang sudah diketik juga dapat dipindah-pindahkan posisinya.
1355176682628748985
Langkah 4: Langkah berikutnya adalah memberi efek pada teks, pilih Layer > Layer Style > Bevel dan Emboss. Pengaturannya seperti pada gambar berikut.
1355176716438207859
Klik OK jika pengaturan sudah sesuai dengan selera anda.
Langkah 5: Kita beralih pada Pallette Layer seperti pada gambar berikut, ganti blending options menjadi Screen dan Opacity 40% (cobalah untuk mengganti-ganti persentase tersebut
sampai Anda mendapatkan hasil yang pas sesuai keinginan).
1355176754359597057
Langkah 6: Jangan lupa untuk menyimpan file tersebut, File > Save As. Kemudian tentukan di folder mana file akan disimpan (Save in), beri nama file tersebut (File name) dan ganti format sesuai keinginan Anda (JPEG, PNG atau TIFF). Berikut hasilnya.
1355176799835582217
4.     Kesimpulan
Penggunaan watermark pada foto guna menerapkan fungsi DRM diharapkan bisa benar-benar melindungi hak kepemilikan dan diharapkan berhasil menerapkan fungsi copy protection, khususnya pada foto. Demi mengurangi intensitas pembajakan hak kepemilikan, diharapkan sang pembuat karya khususnya fotografer untuk membuat watermark seperti yang sudah dijelaskan.

Tips dan Kiat-Kiat Fotografi Model.

teknik foto model black and white (BW)
Sumber : http://hazel.co.id/5-tips-dan-teknik-fotografi-model/
Teknik foto model adalah teknik yang semua fotografer patut dalami. Di manapun kita berada, sebagai fotografer, kita seringkali dituntut untuk menghasilkan foto portrait atau potret seseorang dengan baik. Dan juga, pemotretan seorang model yang cantik sekarang sudah menjadi hobi bagi banyak fotografer masa kini. Berikut adalah 5 tips yang anda bisa coba di sesi pemotretan model berikutnya, untuk menghasilkan sebuah potret yang mengesankan:
Tip No. 1 – Komposisi
Pasti anda sudah sering mendengar istilah “rule of thirds”, di mana anda membayangkan frame anda dibagi menjadi 3 bagian secara vertikal dan horizontal. Lalu titik temu dari garis2 tersebut adalah tempat di mana anda sebaiknya meletakkan “point of interest” dari foto tersebut. Untuk pemotretan model, mata sang model seringkali menjadi titik fokal dari foto tersebut. Maka, dengan memposisikan mata model di garis 1/3 tersebut, atau di interseksi garis2 tersebut, maka anda akan membantu untuk menonjolkan mata sang model, dan menangkap perhatian dari orang yang menikmati hasil foto anda.
teknik foto model
Tip no. 2 – Padukan dengan latar (background)
Hal ini yang seringkali memisahkan seorang fotografer amatiran dengan yang profesional dan berpengalaman. Seorang fotografer harus peka memilih background untuk pemotretan model. Janganlah terobsesi untuk menghasilkan bokeh untuk latar model anda, namun cermatlah mencari warna ataupun elemen2 yang bisa menambah estetika dari foto anda. Contoh foto berikut, menggunakan harmonisasi dari warna baju sang model dan juga warna gambar bunga di dinding. Dan juga, konotasi sepuncuk mawar sangatlah cocok untuk menemani seorang model wanita yang cantik.
teknik foto model dengan memadukan latar
Tip no. 3 – Bokeh yang menarik
Bertentangan dengan tip nomer 2, tips berikut ini menganjurkan anda untuk mencari sebuah latar yang tidak mengganggu potret dari sang model. Pisahkanlah model agak jauh dengan latar yang ada, dan bukalah diafragma lensa anda. Ini akan menghasilkan bokeh yang lebih “creamy” dan soft, agar sang model benar2 terpisah dari background dan seperti timbul dari foto anda.
Pada contoh berikut, saya membidik sang model dari angle yang agak rendah. Ini saya lakukan karena ingin menangkap lampu2 dari kafe tempat pemotretan yang tergantung di ranting2 pohon. Lampu2 dan kerlap kerlip dari daun akan menghasilkan bokeh yang bagus untuk menjadi latar.
teknik foto model dengan bokeh
Tip no. 4 – Mainkan white balance
Dalam sesi pemotretan dengan model ini, kami memilih lokasi di sebuah kafe yang lampunya berwarna kuning, dan bagian teras yang diterangi oleh cahaya matahari. Dengan perpaduan dari temperatur cahaya yang tersedia, saya ingin menghasilkan sebuah foto yang lebih unik. Saya lalu menempatkan sang model sangat dekat dengan cahaya lampu kuning, dan mengubah setting-an white balance menjadi temperatur “cloud” atau berawan. Dengan demikian, saya akan menonjolkan kekuningan dari cahaya lampu tersebut, dan background lainnya yang hanya terkenca cahaya matahari akan menjadi “cold” atau dingin. Mood dari foto berikut berubah bukan?
teknik foto model memadukan warna
Tip no. 5 – Pose dengan tangan
Alangkah enaknya jika memotret seorang model yang pintar berpose. Sang fotografer hanya perlu menjepret sambil sang model berganti2 pose, dan akhirnya mendapatkan banyak foto yang menarik. Namun, tidak semua model bisa berpose dengan sendirinya, dan tugas seorang fotografer yang handal lah untuk membantu sang model untuk berpose yang menambah kecantikan dirinya.
Untuk mendalami teknik untuk mengatur pose model butuh pendalaman yang lebih lagi, tapi lakukanlah tip ini dan saya yakin foto model anda akan jadi lebih menarik. Kadang fotografer tidak memperhatikan tangan dari sang model pada saat memotret close-up. Padahal dengan sedikit tambahan tangan model yang sekedar memegang rambutnya atau menyentuh pipi nya sedikit dapat menambah keanggunan dari foto tersebut secara berlipat ganda.
Teknik pose model
teknik foto model mendapatkan ekspresi
Extra tip – bereksperimen dengan tone
Tip berikut lebih berlaku pada saat “post processing”, atau pada saat peng-editan di komputer. Ada 1001 macam tone yang bisa dicapai, dengan begitu banyak teknik dan preset2 yang didapatkan dari photoshop maupun Lightroom. Cobalah bereksperimen, dan carilah tone yang terbaik untuk anda. Tone atau warna dari foto anda dapat memisahkan anda dari fotografer lain, dan dapat anda jadikan ciri khas anda sediri. Berikut adalah beberapa tone yang saya ciptakan menggunakan Photoshop. Tidak banyak perubahan yang saya lakukan, karena saya lebih suka tone yang natural. Tapi anda bisa lihat, sedikit “tint” dengan warna tertentu dapat merubah mood dari foto anda.
Tone foto model agak kebiruan
Tone foto model natural
teknik foto model black and white (BW)
Demikianlah tips2 untuk teknik pemotretan model ini. Seomga dapat membantu anda dalam proses pemotretan berikutnya, dan kami harap anda berbagi di facebook Fotografi Asia, agar semuanya dapat saling sharing dan bertumbuh sebagai fotografer2 Indonesia yang handal.


Photo book dari Instagram Anda

Wednesday, February 25, 2015

Tips Menarik menjadi seorang Fotografer.

Eric Kim, seorang street fotografer
100 Tips dari Fotographer Profesional 
 - Menjadi seorang Fotografer profesional tidak harus memiliki kamera mahal, Kita mungkin dapat mengambil  tips, saran, aturan dan hal yang perlu diketahui tentang fotografi dari Eric Kim, seorang street fotografer yang juga memegang kelas fotografi lokakarya. Saya pikir inti dari tips – tips ini adalah untuk terus selalu mengambil gambar.



Berikut daftar 100 Tips dari Fotographer Profesional :


  1. Hanya karena seseorang memiliki kamera mahal tidak berarti bahwa mereka seorang fotografer yang baik.
  2. Shoot selalu dalam format RAW. Selalu.
  3. Lensa prime (lensa fix) membantu Anda belajar untuk menjadi seorang fotografer yang lebih baik.
  4. Photo editing adalah sebuah seni tersendiri
  5. Aturan sepertiga bekerja 99%
  6. Makro fotografi bukan untuk semua orang.
  7. Filter UV berfungsi sama seperti lens cups
  8. Pergi keluar dan ambilah gambar ketimbang menghabiskan berjam-jam di forum fotografi.
  9. Tangkap keindahan alami dan anda mendapatkan foto keindahan alami yang juara.
  10. Film tidak lebih baik daripada digital.
  11. Digital tidak lebih baik dari film.
  12. Tidak ada "keajaiban" kamera atau lensa.
  13. Lensa yang bagus belum tentu memberikan foto yang lebih baik.
  14. Menghabiskan lebih sedikit waktu melihat karya orang lain dan lebih banyak waktu untuk mengambil gambar sendiri.
  15. Jangan bawa DSLR kamu ke pesta
  16. Gadis menyukai fotographer
  17. Membuat foto Anda b/w (black/white) tidak secara otomatis membuat mereka “berseni”.
  18. Orang-orang akan selalu mendiskreditkan pekerjaan Anda jika Anda memberitahu mereka bahwa Anda meng-"photoshop" gambar Anda. Sebaliknya, memberitahu mereka bahwa Anda mengolahnya dalam "ruang gelap digital".
  19. Anda tidak perlu mengambil foto dari segala sesuatu.
  20. Memiliki minimal 2 backup dari semua gambar Anda. Seperti yang mereka katakan dalam perang, dua adalah satu, satu adalah tidak ada.
  21. Lepaskan neck strap dan gunakan handstrap.
  22. Mendekatlah ke objek ketika memotret, hasilnya pasti lebih baik
  23. Menjadi bagian dari sebuah adegan saat mengambil foto, bukan tukang intip.
  24. Mengambil foto berjongkok sering membuat foto Anda terlihat lebih menarik.
  25. Kurangi kekhawatiran tentang aspek teknis dan lebih fokus pada aspek komposisi fotografi.
  26. Tutup setiap logo pada kamera Anda dengan Lakban hitam – dengan begini anda akan lebih low profile dan tidak mengundang banyak perhatian
  27. Selalu underexpose di 2/3 stop saat pengambilan gambar di siang bolong.
  28. Semakin banyak foto yang Anda ambil, akan semakin baik foto Anda.
  29. Jangan takut untuk mengambil beberapa foto dari adegan yang sama pada eksposur, sudut, atau bukaan yang berbeda.
  30. Selalu tampilkan foto terbaik Anda.
  31. Bidik dan potret dalam posisi kamera yang diam dan mantap.
  32. Bergabunglah dengan forum fotografi online.
  33. Kritik karya orang lain.
  34. Berpikirlah sebelum Anda menembak.
  35. Sebuah foto yang baik seharusnya tidak memerlukan penjelasan (meskipun informasi latar belakang seringkali ditambahkan pada gambar).
  36. Alkohol dan fotografi tidak beriringan.
  37. Mengambil inspirasi dari fotografer lain tetapi tidak pernah menyembah mereka.
  38. Biji padi-padian itu indah
  39. Tinggalkan ransel foto gunakan tas messenger. Itu membuat Anda mengambil lensa dan kamera jauh lebih mudah.
  40. Kesederhanaan adalah kunci.
  41. Definisi fotografi adalah: "melukis dengan cahaya." Gunakan cahaya dalam mendukung Anda.
  42. Temukan gaya fotografi anda dan tetapkan.
  43. Memiliki monitor kedua adalah hal terbaik untuk pengolahan foto.
  44. Silver Efex Pro adalah konverter b/w terbaik.
  45. Bawalah kamera Anda dengan Anda kemanapun.
  46. Jangan biarkan fotografi menjadi jalan kenikmatan hidup
  47. Jangan manjakan kamera Anda. Gunakan dan optimalkan penggunaannya
  48. Ambilah foto lurus.
  49. Ambilah gambar dengan percaya diri.
  50. Fotografi dan penjajaran adalah teman terbaik.
  51. Cetak foto besar Anda. Itu akan membuat Anda bahagia.
  52. Berikan foto Anda ke teman-teman.
  53. Berikan mereka ke orang asing.
  54. Jangan lupa untuk membingkainya.
  55. Cetakan Costco murah dan tampak hebat.
  56. Pergi keluar dan mengambil foto dengan teman.
  57. Bergabung dengan klub foto atau mulai membuat klub anda sendiri
  58. Foto membuat pemberian menjadi luar biasa.
  59. Memotret orang asing adalah tantangan yang mendebarkan.
  60. Candid Berpose.
  61. Cahaya alami adalah cahaya terbaik.
  62. 35mm (di full frame) adalah yang terbaik "walk-around" focal length.
  63. Jangan takut untuk bump up ISO Anda bila diperlukan.
  64. Anda tidak perlu selalu membawa tripod dengan Anda di mana-mana Anda pergi
  65. lebih baik untuk underexpose daripada overexpose.
  66. Foto Shooting tunawisma dalam upaya untuk menjadi "berseni" adalah eksploitasi.
  67. Anda akan menemukan kesempatan foto terbaik dalam situasi paling tidak mungkin.
  68. Foto selalu lebih menarik dengan disertakan unsur manusia.
  69. Anda tidak bisa mem"photoshop" gambar buruk menjadi yang baik.
  70. Saat ini semua orang adalah seorang fotografer.
  71. Anda tidak perlu terbang ke Paris untuk mendapatkan foto yang baik, kesempatan foto terbaik di halaman belakang Anda.
  72. Orang dengan DSLR yang memotret dengan cengkeraman mereka menunjuk ke bawah terlihat seperti orang bodoh.
  73. Kamera sebagai alat, bukan mainan.
  74. Dalam hal komposisi, fotografi dan lukisan tidak jauh berbeda.
  75. Fotografi bukan hobi-itu adalah gaya hidup.
  76. Membuat foto, bukan alasan.
  77. Jadilah asli dalam fotografi Anda. Jangan mencoba untuk menyalin gaya orang lain.
  78. Foto-foto terbaik menceritakan kisah yang memohon penampil untuk lebih.
  79. Kamera yang tidak berwarna hitam mengundang terlalu banyak perhatian
  80. Semakin banyak Anda membawa gear dengan Anda semakin sedikit Anda akan menikmati fotografi.
  81. Memotret portraits yang bagus lebih susah dari yang terlihat.
  82. Tertawa selalu menarik keluar karakter asli dalam sebuah foto.
  83. Jangan tampak mencurigakan saat mengambil foto-berbaur dengan lingkungan.
  84. Fotografi lanskap dapat menjadi membosankan setelah beberapa saat.
  85. Bersenang-senanglah saat mengambil foto.
  86. Jangan pernah menghapus foto Anda.
  87. Sopanlah saat mengambil foto orang atau tempat.
  88. Ketika mengambil foto candid orang di jalan, lebih mudah untuk menggunakan wide-angle daripada lensa tele.
  89. Perjalanan dan fotografi adalah pasangan yang sempurna.
  90. Pelajari bagaimana membaca histogram.
  91. Sebuah foto yang noise lebih baik daripada yang kabur.
  92. Jangan takut untuk mengambil foto di tengah hujan.
  93. Belajarlah untuk menikmati suasananya, daripada berusaha untuk mendapatkan potret yang sempurna tanpa henti.
  94. Jangan pernah mengambil foto pada waktu perut kosong.
  95. Anda akan menemukan banyak tentang diri melalui fotografi Anda.
  96. Jangan menimbun wawasan fotografi Anda -berbagi dengan dunia.
  97. Jangan pernah berhenti mengambil foto.
  98. Fotografi adalah lebih dari sekedar mengambil foto, itu adalah filsafat hidup.
  99. Tangkap momen yang menentukan.
  100. Tulislah daftar Anda sendiri.
Sumber : http://gizmodo.com/5904107/100-tips-from-a-professional-photographer

Tips Agar Foto Hasil Potretan lebih tajam.

Tehnik Agar Foto Hasil Potretan lebih tajam.

 

Ada  beberapa tips agar foto anda lebih tajam, silahkan:


Cara memegang kamera

Cara memegang kamera sangat berpengaruh pada stabilitas kamera (baca: ketajaman foto), bacalah bagaimana cara memegang kamera yang baik.

Shutter Speed.

Jika anda mempercepat shutter speed, maka foto anda akan semakin tajam. Ingat aturan baku agar foto tajam saat anda memotret handheld : ” gunakan shutter speed yang lebih cepat dibanding panjang fokal lensa anda”. Begini penjabarannya:

* Jika panjang lensa anda 50mm, potretlah dengan shutter speed 1/60 detik atau lebih cepat
* Jika panjang lensa anda 100mm, gunakan shutter speed 1/125 detik atau lebih cepat
* Jika panjang lensa anda 200mm, gunakan shutter speed 1/250 detik atau lebih cepat

Aperture

Aperture berpengaruh pada depth of field (daerah fokus dalam foto anda). Mengurangi aperture (memperbesar angkanya, misal anda memilih f/22) akan menambah depth of field, artinya area tajam dalam foto akan semakin besar meliputi obyek yang dekat maupun jauh, sehingga ketajaman foto secara keseluruhan justru berkurang.
Maka lakukan sebaliknya, pilih aperture yang besar (angkanya kecil, misal f/4), maka anda akan memusatkan area tajam hanya didekat fokus. Memilih aperture yang besar memungkinkan anda mendapatkan shutter speed yang lebih cepat.

ISO
Menambah ISO akan mempercepat shutter speed serta memungkinkan anda memilih aperture yang lebih besar. Jika anda memotret di dalam ruangan, perbesar-lah ISO, tapi jangan berlebihan (misal: pilih ISO 600 untuk memotret didalam rumah). memilih ISO yang terlalu tinggi (diatas 800), bisa menyebabkan noise (bintik hitam kecil) dalam foto mulai terlihat.

Fokus

Jangan hanya percaya dengan autofokus kamera, periksalah secara cermat menggunakan mata dimata titik fokus anda berada. Ketika memotret wajah dalam jarak dekat, pastikan fokusnya jatuh diarea mata. Ketika memotret obyek, pastikan fokusnya memang ada dimana anda ingin area tersebut paling tajam. Autofokus kamera bisa saja salah dan justru menjatuhkan fokus disamping obyek yang anda inginkan.

Lensa

Jika anda kebetulan memiliki kamera SLR, pilihlah lensa terbaik yang bisa anda beli. Lensa yang berkualitas baik bisa secara drastis meningkatkan ketajaman foto anda. Lensa KIT yang biasanya ditawarkan dijual sebagai paket komplit bersama kamera biasanya kualitas-nya payah. Saran saya, jika anda baru akan membeli kamera SLR, belilah secara terpisah antara kamera (body only) dan lensa. Jangan membeli paket KIT. Lensa dengan kualitas bagus biasanya ditandai dengan aperture yang besar (misal f/2.8).

Sweet Spot Lensa
Lensa memiliki sweet spot-nya masing-masing. Sweet spot adalah aperture tertentu dimana lensa akan menghasilkan foto yang paling tajam. Sweet spot lensa biasanya berada dua stop diatas batas maksimal kemampuan aperture lensa. Misal, untuk lensa f/2.8 maka sweet spot-nya ada di f/5.6. Maka gunakan aperture f/5.6 jika anda memotret dengan lensa itu, foto anda akan tajam setajam silet.

Tripod

Tripod memang tidak praktis dan merepotkan, namun jika anda “sudi” membawanya, anda akan memperoleh foto yang lebih tajam. Terutama jika anda ingin menghasilkan foto HDR atau panorama, relakanlah membawa tripod.

Sumber : http://belajarfotografi.com/

Thursday, May 16, 2013

Kesalahan Yang Tanpa sengaja Dilakukan Fotografer Pemula.





Fotografi Pemula - Orang pintar belajar dari kesalahan, dan Orang yang bijak belajar dari kesalahan orang lain. Artikel fotografi kali ini akan mengulas tentang kesalahan-kesalahan umum yang seringkali dilakukan oleh seorang fotografer pemula. Tulisan berdasarkan foto-foto yang disharing oleh Sobat-Sobat Fotografi baik di Akun Twitter, Facebook Page. Apakah Sobat masih menemukan foto-foto dengan kesalahan yang akan kami ulas berikut? Kami mengasumsikan Sobat telah mengerti teknik dasar dalam dunia fotografi.

Playing the piano

CEPAT MENYERAH

Percaya atau tidak,

Tips Menghindari Salah Fokus


Tips Fotografi - Autofokus terkadang bisa jadi menjengkelkan, terutama pada saat autofokus memilih subyek atau benda yang berada jauh di background, padahal pada jepretan-jepretan sebelumnya autofokus selalu terfokus pada subyek yang kita inginkan. Sobat tentu bisa mengatasi permasalahan ini dengan menggunakan manual fokus, tetapi autofokus sangat kita butuhkan ketika Kita ingin mendapatkan fokus secara cepat atau ketika memotret landscape dan kita butuh untuk memfokuskan di satu titik. Ada beberapa tips untuk menghindari autofokus yang terasa menjengkelkan, diantaranya adalah:

@£$# autofocus...! :-)))

 

1. Tekan tombol shutter setengah untuk mengaktifkan autofokus

Atur autofocus kalian ke bagian tengah, dan kemudian arahkan ke area dimana Sobat ingin fokuskan, dan tekan tombol shutter setengah (jangan menekan sepenuhnya) untuk memulai autofocus. Tetap tekan tombol shutter setengah jalan, sembari Sobat mengkomposisikan gambar, dan tekan sepenuhnya untuk mengambil foto.

Berhenti Asal-asalan Njepret,,,,!!

                  think!
Teknik Fotografi - Menghasilkan karya fotografi yang bagus tidak lepas dari perencanaan bukan? Tidak peduli hal teknis apa yang Sobat gunakan, entah itu menggunakan mode manual ataupun mode otomatis. Sobat perlu untuk berpikir tentang apa yang akan kalian potret, sebelum mengatur Aperuture atau shutter speed yang akan digunakan. Jika saat ini Sobat masih mengacuhkan perencanaan atau konsep, maka Kami sarankan untuk berhenti sejenak! Baca Lima hal yang kami tulis dibawah ini: 





BERPIKIRLAH SEBELUM MEMOTRET - THINK BEFORE YOU SHOOT



Sobat setidaknya harus memvisualisasikan moment yang ingin kalian capture, sebelum benar-benar memotret. Setelah kalian menggambarkan  apa yang ingin kalian potret, berpikirlah bagaimana menuangkannya dalam sebuah frame! Jadi pada intinya, setiap kali Sobat mengangkat kamera dan hendak memotret, berhentilah sejenak, Pikirkan, pertimbangkan ulang, dan mulailah memotret!


Tehnik Njepret Foto yang Bagus terbaru.



Teknik Fotografi - Ada Tiga karakteristik dasar cahaya yang bisa menentukan bagaimana tampilan  foto kalian. Seberapa kuat dan lembut, arah, serta warna cahaya tersebut. Sangat mudah untuk menilai kualitas cahaya dengan melihat bayangan yang timbul daripada area yang terkena cahaya. Cahaya yang langsung dan kuat akan menciptakan bayangan dengan karakter bayangan yang kuat, sedangkan bayangan yang terjadi dari pencahayaan yang rata dan menyebar cenderung lebih lembut. Lokasi bayangan bisa menginformasikan arah datangnya cahaya, karena mereka muncul pada arah berlawanan dengan datangnya cahaya.

My Shadow in Forest
Photo by: Habub3




Posisi Pencahayaan

Kuat atau lembutnya cahaya tergantung dari ukuran sumber cahaya dan posisi subyek. Sebuah sumber cahaya yang kecil akan memberikan cahaya berkarakter keras dan terarah, sementara sumber cahaya berukuran besar memproduksi cahaya yang jauh lebih lembut. Perlu diingat yang menjadi permasalahan bukan pada ukuran aktual sumber cahaya, tetapi bagaimana cahaya tersebut tampak ke subyek yang Sobat potret. Sebagai contoh: matahari merupakan sumber cahaya yang berukuran sangat besar, tetapi dikarenakan jaraknya sangat jauh dari subyek, maka matahari bisa dikatakan sumber cahaya berukuran kecil.



Arah sumber cahaya, serta bayangan yang timbul akan memberikan dampak pada tekstur dan bentuk tampilan subyek. Cahaya flash built in yang berasal dari kamera akan memberikan cahaya rata pada subyek, dan pastinya akan menciptakan bayangan di belakang subyek foto tersebut. Pencahayaan tersebut bagus untuk menangkap detail subyek, tetapi tekstur atau bentuk tidak akan terekam dengan bagus.

Sobat bisa mendapatkan hasil yang lebih menarik ketika cahaya datang dari satu sisi subyek. Efek pencahayaan ini sering disebut dengan "side lighting", menciptakan bayangan pada arah berlawanan dari posisi sumber cahaya, juga menampilkan tekstur serta garis bentuk subyek.

Situasi yang sering dihadapi ketika memotret di luar ruangan, dan pada waktu tengah hari adalah kita mendapatkan cahaya yang datangnya langsung dari atas subyek. Hal ini akan memberikan hasil yang tidak maksimal, terutama jika Sobat memotret foto Portrait, mata akan menjadi gelap, dan bayangan akan timbul di bagian bawah hidung dan dagu.


White Balance

Selain kualitas dan arah cahaya, warna sumber cahaya yang berbeda bisa memberikan dampak pada tampilan serta mood foto-foto kalian. Variasi cahaya ini dikenal dengan temperatur warna, dan inilah alasan mengapa kamera memiliki fitur pengaturan white balance. Fitur ini berguna untuk mengoreksi warna yang berasal dari sumber cahaya berbeda.

Temperatur cahaya diukur menggunakan skala Kelvin. semakin rendah temperatur warna, maka akan cenderung ke warna merah, sedangkan semakin tinggi temperatur maka akan cenderung ke warna biru. Idealnya, Sobat harus mengatur white balance untuk mendapatkan hasil warna yang natural, baik menggunakan pengaturan white balance otomatis, atau preset seperti: Tungsten, Sunny, Cloudy.

Friday, May 3, 2013

Tehnik Dasar Fotografi

 Dibulan November diawali dengan Suasana Gelap (Kadap Kalo Bahasa Banjarnya), tapi Kita disini bukan membahas masalah Pemadaman Listrik oleh PLN. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan Tips Fotografi yang saya kutip dari berbagai sumber, yaitu Tips Motret dengan Low Light (kurang cahaya).

Sebenarnya cara ini tergantung kamera DSLR apa yang anda gunakan.Misalkan anda memakai kamera nikon type nikon DSLR dan ada beragam misalkan saja anda menggunakan kamera dengan spesifikasi yang cukup seperti kamera NIKON D90, D700, D7000, D3x atau  D800 untuk yang ini tidak masalah karena spesifikasi nya dapat membantu karena ISO yang didapat sampai dengan 3600 dan maksimal iso 50-25600, maka saat kita naikan ISO 800-1600  tentu noise tidak akan timbul dan bagaimana jika anda menggunakan kamera standar untuk pemula seperti Nikon D70,D40,D60,D3000,D3100,D500, D5100 tentu saja Spesifikasi nya tidak secanggih kamera profesional.
Tips Motret dengan Low Light
Tips Motret dengan Low Light
 
Copyright © 2013 Toko Buku Indonesia
Design by FBTemplates | BTT